- NEWS UPDATEMenhaj RI: PKS dengan Garuda Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 1447-1449 H
- INFO KEMENHAJKelalaian Berujung Sanksi Berat, Saudi Beri Peringatan Keras pada Operator Layanan Haji Swasta
- INFO HAJIGaruda Indonesia Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 2026
- INFO TERKINIKampung Haji Indonesia di Mekkah Terbuka untuk WNA, Jamaah RI Jadi Prioritas
Menyusul pengumuman mengenai pembatasan Haji tahun 1442H/2021M, Kementerian Haji Arab Saudi memberikan pernyataan pers bertempat di Kementerian Haji Arab Saudi, Sabtu 12 Juni 2021.
Diawali oleh pernyataan Menteri Kesehatan sebagai berikut:
Pemerintah Saudi selalu mengikuti perkembangan covid-19 secara global yang masih mengalami berlangsungnya pandemi dan munculnya mutasi yang beragam. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah melakukan berkoordinasi dengan WHO untuk mengatur protokol haji untuk menjamin keselamatan jamaah haji.
Terkait vaksin, Saudi Food and Drug Authority (SFDA) selalu memantau perkembangan vaksin. Kedepan, dan akan ada 3 vaksin baru yang akan mendapat pengakuan pemerintah Saudi setelah proses penelitiannya selesai.
Terkait Haji, terdapat beberapa protokol utama yang telah diputuskan Pemerintah Saudi:
- Umur jamaah antara 18-65 tahun
- Telah menerima dua dosis vaksin yang diakuu, atau dosis pertama yang telah melewati 14 hari atau telah sembuh dari Covid
- Tidak memiliki penyakit kronis
Terdapat beberapa strategi yang akan digunakan Pemerintah Saudi:
- Para pekerja yang terkait pelaksanaan Haji harus sudah mendapatkan vaksin lengkap.
- Akan selalu ada pemantauan Kesehatan jamaah haji
- Penyiapan beberapa rumah sakit di kota Makkah untuk jamaah
- Semua sertifikat vaksin diberikan secara online untuk menghindari pemalsuan
Wakil Menteri urusan Haji dan Umrah Saudi Arabia juga memberikan pernyataan sebagai berikut:
Keputusan yang diambil berdasarkan pada maqosid al-syar’iah (tujuan syariat) untuk melindungi jiwa manusia, serta untuk memberikan segala kemudahan agar jamaah Haji beribadah dengan tenang.
Instansi terkait telah mempelajari semua indikasi secara detail untuk mendapatkan sebuah pengaturan yang sesuai dengan standar kesehatan, Menghindari berkembangnya wabah selama perkumpulan manusia pada musim Haji
Pelaksanaan ibadah hanya dapat dilaksanakan pada tempat-tempat dan waktu-waktu tertentu yang telah di atur oleh pihak penyelenggara Haji. Akan disediakan tempat karantina khusus bila dibutuhkan.
Tata cara pendaftaran dan persyaratan Haji yang lengkap akan diumumkan website Kementerian Haji dalam waktu dekat.
Haji diberikan kepada semua muslim di dalam KSA yang berasal dari semua warganegara dan menegaskan bahwa pengaturan ini semata mata karena keinginan KSA untuk melaksanakan haji dengan aman dan nyaman.
Kementerian Haji juga telah menyampaikan keputusan ini kepada seluruh negara-negara Muslim, melalui instansi terkait.
Sumber: FB KBRI Riyadh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Kemenag Siapkan Haji dan Umrah secara Profesional, Inklusif, dan Tidak Diskriminatif
Jakarta — Kementerian Agama terus mempersiapkan penyelenggaran haji dan umrah 1443 H. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Hilman Latief memastikan bahwa persiapan dilakukan secara profesional, inklusif, terbuka, dan tidak diskriminatif. “Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mendorong percepatan persiapan ibadah haji dan umrah 1443 H secara ... selengkapnya
Usulan Menag Yaqut demi Tekan Angka Kematian Jemaah Haji
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membeberkan sejumlah upaya menekan angka kematian jemaah haji pada tahun-tahun mendatang. Salah satunya menukar urutan screening awal jemaah haji. “Ada catatan khusus yang saya kira penting dibahas bersama DPR. Salah satunya adalah membalik proses. Kemarin itu jemaah lunas dulu baru cek kesehatan, sehingga sering kali ... selengkapnya
Dirjen PHU Minta One Gate Policy Keberangkatan Umrah Diperluas
Inovasi One Gate Policy (OGP) atau keberangkatan satu pintu jemaah umrah dalam rencana jangka panjang untuk bisa diperluas ke daerah di Indonesia. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief menyambut antusiasme positif itu dan menjelaskan bahwa Kementerian Agama membutuhkan data yang detail, komperhensif, dan menyeluruh sesua... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0811-796-753 -
Whatsapp
081385575221 -
Messenger
patriawisata -
Email
patriawisatakendari@gmail.com






1 komentar
Terimakasih infony ustad