- NEWS UPDATEMenhaj RI: PKS dengan Garuda Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 1447-1449 H
- INFO KEMENHAJKelalaian Berujung Sanksi Berat, Saudi Beri Peringatan Keras pada Operator Layanan Haji Swasta
- INFO HAJIGaruda Indonesia Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 2026
- INFO TERKINIKampung Haji Indonesia di Mekkah Terbuka untuk WNA, Jamaah RI Jadi Prioritas

Kementerian Pariwisata Arab Saudi menutup sejumlah hotel dan apartemen di Makkah dan Madinah karena dianggap telah melakukan pelanggaran. Tindakan tegas ini diambil setelah ditemukannya pelanggaran selama inspeksi ke lapangan di sejumlah tempat.
Lebih dari 280 fasilitas penginapan, termasuk hotel dan furnished apartemen di Makkah dan 50 fasilitas penginapan di Madinah dianggap melanggar peraturan, terutama yang berkaitan dengan perizinan dari kementerian.
Fasilitas penginapan tersebut akan tetap ditutup sampai pihak pengelolahnya memperbaiki status hukumnya dan mendapatkan izin dari kementerian. Sebanyak 200 permohonan izin telah diterima sejauh ini di pemerintah kota Makkah dan 15 pengajuan izin di Madinah.
Baca Juga: Kemenag Dorong KBIHU Terapkan Manasik Haji Ramah Lansia
Pejabat kementerian telah melakukan lebih dari 4000 inspeksi terhadap fasilitas perhotelan di Makkah dengan slogan “Tamu Kami adalah Prioritas.” Dalam penggerebekan tersebut, mereka mencatat lebih dari 2000 pelanggaran.
Kementerian juga melakukan lebih dari 1.400 pemeriksaan terhadap fasilitas perhotelan wisata di Madinah dan mebukukan lebih dari 1.200 pelanggaran. Dari pemeriksaan ini berdampak terhadap penutupan lebih dari 50 fasilitas perhotelan.
Kementerian menekankan bahwa semua penyedia layanan wisata harus mematuhi peraturan dan standar terkait penyediaan layanan, sekaligus memastikan untuk memberikan layanan berkualitas yang memberikan kepuasan dan kenyamanan pengunjung.
Semua pihak dapat menyampaikan pertanyaan atau keluhan langsung melalui pusat layanan pengunjung di nomor terpadu 930.
Patut dicatat bahwa Kementerian Pariwisata akan terus melanjutkan kampanye inspeksinya di bawah slogan “Tamu Kami adalah Prioritas,” yang bertujuan untuk mengatur dan mengembangkan sektor ini, dengan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan, selain meningkatkan pengalaman pengunjung, memastikan mereka keamanan, dan berupaya menciptakan lingkungan investasi yang menarik.
Sumber: saudinesia.id
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Dirjen PHU Minta One Gate Policy Keberangkatan Umrah Diperluas
Inovasi One Gate Policy (OGP) atau keberangkatan satu pintu jemaah umrah dalam rencana jangka panjang untuk bisa diperluas ke daerah di Indonesia. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief menyambut antusiasme positif itu dan menjelaskan bahwa Kementerian Agama membutuhkan data yang detail, komperhensif, dan menyeluruh sesua... selengkapnya
Bank Muamalat bekerjasama dengan Travel Haji terbesar di Makassar dalam Produk Multiguna Prohajj
Hari ini Bank Muamalat Makassar mengadakan Kegiatan bertemakan Gathering Mitra Haji Tunai Makassar yang diikuti 50 agen haji se-Makassar. Bank Muamalat diwakili oleh Region Head Sulampua Ahmad Salihin dan Branch Manager cabang Makassar Dwi P Widodo serta Patriawisata diwakili oleh Komisaris ustadz Dr. Dimas Maryono. Dalam sambutannya, Ahmad Salihi mengatakan... selengkapnya
Mudzakarah Perhajian Indonesia 2023 Hasilkan 9 Rekomendasi, Istitha’ah Jadi Syarat Pelunasan Biaya Haji
Mudzakarah Perhajian Indonesia 2023 mengeluarkan sembilan rekomendasi untuk pembinaan, pelayanan, dan pelindungan kepada jemaah haji agar dapat melaksanakan ibadah haji dengan nyaman, aman, dan lancar, serta terhindar dari mudharat. Daftar rekomendasi tersebut ditandatangani dan disampaikan sebelum upacara penutupan perhelatan yang dihadiri perwakilan ormas ... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0811-796-753 -
Whatsapp
081385575221 -
Messenger
patriawisata -
Email
patriawisatakendari@gmail.com






1 komentar