- NEWS UPDATEMenhaj RI: PKS dengan Garuda Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 1447-1449 H
- INFO KEMENHAJKelalaian Berujung Sanksi Berat, Saudi Beri Peringatan Keras pada Operator Layanan Haji Swasta
- INFO HAJIGaruda Indonesia Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 2026
- INFO TERKINIKampung Haji Indonesia di Mekkah Terbuka untuk WNA, Jamaah RI Jadi Prioritas
Melihat Prosesi Lempar Jumrah Jemaah Haji 2021
22 July 2021 709x Berita Haji, Info Arab Saudi
Mekkah: Jemaah haji melakukan proses melempar jumroh, ritual wajib yang merupakan rangkaian rukun haji setelah melaksanakan Wukuf di Arafah, Selasa, 20 Juli 2021.

Namun proses lempar jumroh kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Masih dalam suasana pandemi covid-19, jemaah haji yang melakukan lempar jumrah tetap dengan protokol kesehatan ketat, di antaranya menjaga jarak dan memakai masker.
Para jemaah haji masing-masing melemparkan tujuh batu ke pilar yang melambangkan setan, mengambilnya dari kantong tertutup yang disediakan oleh pihak berwenang.
“Sepanjang hidup saya, saya bermimpi pergi haji, dan saya masih tidak percaya bahwa mimpi itu telah menjadi kenyataan,” kata salah satu jemaah haji asal Suriah berusia 38 tahun Lina, sembari menggambarkannya sebagai hari paling bahagia dalam hidupnya
Baca juga:
- Arab Saudi Siapkan Denda Besar bagi Jamaah yang Berhaji Tanpa Izin
- Haji Tanpa Kartu Pintar, Izin Tak akan Diberikan Pemerintah Arab Saudi
Sebelumnya, sekelompok kecil jemaah haji berjalan melintasi Lembah Mina dekat Mekah di Arab Saudi barat untuk melempar jumrah, yang menunjukkan secara simbolik perlawanan dan permusuhan manusia dengan setan di Jamarat al-Aqaba.
Ritual lempar jumrah dalam beberapa tahun terakhir telah menyebabkan desak-desakan yang tidak jarang menimbulkan korban jiwa, karena jutaan peserta berkumpul di tempat yang sempit di waktu yang sama. Tetapi pada hari Selasa kerumunan jarang dan hanya ada sedikit penjagaan keamanan.
Pandemi telah untuk tahun kedua memaksa otoritas Saudi untuk secara dramatis mengurangi haji dan hanya 60.000 warga dan penduduk kerajaan yang divaksinasi penuh untuk berhaji tahun ini.
“Sejak awal, prioritas kami adalah keselamatan jemaah, dan untuk alasan ini kami memutuskan untuk membatasi jumlah mereka menjadi 60.000 untuk memastikan bahwa tindakan pencegahan ditegakkan dan semua orang aman,” kata Menteri Kesehatan Saudi Tawfiq Al Rabiah.
Menkes menambahkan bahwa sejauh ini tidak ada satu pun kasus virus korona yang terdeteksi di antara para jemaah haji.
Sumber: medcom.id
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Pemerintah Lobi Arab Saudi Agar Terima Calon Jemaah Umrah yang Divaksin Sinovac
Arab Saudi telah resmi menerima jemaah umrah pada 9 Agustus 2021 lalu. Sayangnya, sebagian jemaah asal Indonesia masih belum dapat melaksanakan ibadah tersebut lantaran perbedaan vaksin yang digunakan dengan syarat yang diberlakukan. Mulanya, Arab Saudi hanya menerima calon jemaah yang disuntik menggunakan vaksin yang telah mendapatkan emergency use listing ... selengkapnya
Kemenhaj Perketat Istitha’ah Kesehatan Haji 2027, Sekjen: Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI akan memperketat penerapan istitha’ah kesehatan bagi calon jemaah haji tahun 1448 H/2027 M. Hal ini penting untuk menekan tinggi angka kematian dan adanya kebijakan tentang safari wukuf. Kebijakan ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk menekan angka kematian jemaah sekaligus memastikan hanya calon... selengkapnya
Calon Jamaah Haji Harus Rekam Biometrik untuk Proses Penerbitan Visa
JAKARTA — Jamaah calon haji harus melengkapi sejumlah syarat dan dokumen untuk proses penerbitan visa haji, salah satunya rekam biometrik yang sudah bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Saudi Visa Bio. “Rekam biometrik merupakan syarat penerbitan visa haji. Jamaah yang belum melakukan perekaman biometriknya via aplikasi Saudi Visa Bio, a... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0811-796-753 -
Whatsapp
081385575221 -
Messenger
patriawisata -
Email
patriawisatakendari@gmail.com






Belum ada komentar