Hotline 0811-796-753
Informasi lebih lanjut?
  • NEWS UPDATEMenhaj RI: PKS dengan Garuda Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 1447-1449 H
  • INFO KEMENHAJKelalaian Berujung Sanksi Berat, Saudi Beri Peringatan Keras pada Operator Layanan Haji Swasta
  • INFO HAJIGaruda Indonesia Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 2026
  • INFO TERKINIKampung Haji Indonesia di Mekkah Terbuka untuk WNA, Jamaah RI Jadi Prioritas
Home » Berita Umrah » CEO Patriawisata optimis Arab saudi akan buka kembali pintu umrah untuk Jamaah Indonesia dalam waktu dekat

Informasi mengenai akan dibukanya umrah dari Indonesia makin santer terdengar. Terkini, Arab Saudi telah mengizinkan para ekspatriat dari luar termasuk Indonesia yang memiliki izin kerja di Arab Saudi dan telah divaksin untuk datang kembali tanpa harus karantina.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa Pemerintah Arab Saudi sejak 1 Muharram 1443H telah mengizinkan umat Muslim dari seluruh dunia untuk menunaikan ibadah umrah. Kecuali beberapa negara masih termasuk dalam daftar negara yang warganya belum diizinkan untuk mendapatkan visa umrah disebabkan karena penanganan covid-19 dinegaranya belum terkendali termasuk Indonesia.

Menanggapi informasi yang berkembang terkait umrah, H. Faisal Ibrahim, Ketua Umum Aliansi Silaturahmi Penyelenggara Haji Umrah Azhari Indonesia (ASPHURI) dan juga CEO PATRIA GROUP mengungkapkan optimismenya bahwa umrah akan segera dibuka kembali untuk Jamaah Indonesia dengan catatan kasus Covid 19 jauh menurun dan jumlah penduduk yang divaksin juga semakin banyak.

“Apabila pandemi sudah berhasil dikendalikan, maka kemungkinan larangan terhadap Jamaah Umrah asal indonesia untuk berkunjung ke Arab Saudi bisa dicabut” lanjut Faisal.

“Calon jamaah sebaiknya vaksin dari sekarang baik itu dengan sinovac, moderna, dll, karena vaksin menjadi syarat utama untuk mendapatkan visa umrah, sehingga jika umrah benar2 telah dibuka, jamaah sudah siap berangkat,” lanjutnya.

Baca Juga: Pemerintah Lobi Arab Saudi Agar Terima Calon Jemaah Umrah yang Divaksin Sinovac

Sebagai informasi bahwa Kerajaan Arab Saudi hanya mengakui empat jenis vaksin, yaitu Pfizer-BioNTech, Moderna, Johnson & Johnson, dan AstraZeneca. Hanya mereka yang sudah disuntik empat jenis vaksin di atas yang boleh memasuki Saudi dan berumrah. Walaupun akhirnya Arab saudi juga telah menerima Vaksin Sinovac dan Sinopharm buatan China, tetapi masih disyaratkan untuk mendapatkan dosis booster dari empat jenis vaksin yang telah diakui sebelumnya.

Ke depannya, Faisal berharap pemerintah terus melobi pemerintah Arab Saudi sehingga mau membuka pintu umrah bagi jemaah asal Indonesia. Ia berharap pemerintah juga mempersiapkan ketentuan vaksinasi booster bagi jemaah umrah apabila pintu Arab Saudi sudah dibuka kembali.

Di samping itu, jemaah asal Indonesia juga selama ini adalah pengisi terbanyak hotel bintang 4 dan 5 di sana, serta gemar berbelanja. Sehingga, ia yakin perspektif ekonomi juga akan menjadi pertimbangan pemerintah setempat.

1 komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Kemenag Siapkan Haji dan Umrah secara Profesional, Inklusif, dan Tidak Diskriminatif

Jakarta — Kementerian Agama terus mempersiapkan penyelenggaran haji dan umrah 1443 H. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Hilman Latief memastikan bahwa persiapan dilakukan secara profesional, inklusif, terbuka, dan tidak diskriminatif. “Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mendorong percepatan persiapan ibadah haji dan umrah 1443 H secara ... selengkapnya

Presiden Prabowo bentuk Badan Haji dan Umrah, pisah dari Kemenag

Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah strategis dengan membentuk Badan Haji dan Umrah. Ada dua misi yang akan dijalankan oleh badan tersebut. Apa itu? Misi pertama adalah memastikan keberangkatan jamaah dengan aman. Sementara misi kedua adalah meningkatkan kenyamanan selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Agar fokus dengan tujuan, Badan Haji dan Umra... selengkapnya

Menag: Indonesia Prioritas Dapat Tambahan Kuota Jemaah

Jeddah—Hari kedua di Arab Saudi, Menag Yaqut Cholil Qoumas bertemu Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah. Keduanya membahas persiapan penyelenggaraan ibadah haji, termasuk terkait tambahan kuota. Pertemuan dua menteri ini berlangsung di Jeddah, Minggu (12/3/2023). Turut hadir mendampingi, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, ... selengkapnya

Kantor Pusat

PT. SAUDI PATRIA WISATA
Jl. AR. Prawira Negara No.15 Kauman

Kota Metro Lampung, Indonesia.
E-mail : saudi_patriawisata@yahoo.co.id

 

Live Chat
Online Senin-Sabtu (08:00 – 16:00) WIB

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.