- NEWS UPDATEMenhaj RI: PKS dengan Garuda Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 1447-1449 H
- INFO KEMENHAJKelalaian Berujung Sanksi Berat, Saudi Beri Peringatan Keras pada Operator Layanan Haji Swasta
- INFO HAJIGaruda Indonesia Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 2026
- INFO TERKINIKampung Haji Indonesia di Mekkah Terbuka untuk WNA, Jamaah RI Jadi Prioritas
Usulan Menag Yaqut demi Tekan Angka Kematian Jemaah Haji
7 August 2023 735x Berita Haji, Haji 2023, Info Arab Saudi, Patriawisata

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membeberkan sejumlah upaya menekan angka kematian jemaah haji pada tahun-tahun mendatang. Salah satunya menukar urutan screening awal jemaah haji.
“Ada catatan khusus yang saya kira penting dibahas bersama DPR. Salah satunya adalah membalik proses. Kemarin itu jemaah lunas dulu baru cek kesehatan, sehingga sering kali petugas kita itu tidak berani atau merasa nggak enak hati meloloskan meskipun jemaah dalam kondisi payah dengan alasan sudah melunasi,” kata Yaqut dalam konferensi pers yang ditayangkan di YouTube Kemenag RI, Sabtu (5/8/2023).
Yaqut menyebut nantinya usulan tersebut akan dibahas bersama Komisi VIII DPR RI. Nantinya akan dikaji apakah memungkinkan jika calon jemaah dicek kesehatannya baru melunasi pembayaran haji. Dengan begitu, dapat meminimalkan angka kematian jemaah.
“Nanti tergantung pembicaraan di DPR, mudah-mudahan bisa diubah posisinya. Cek kesehatan dulu, kalau sudah layak, baru melunasi, sehingga besarnya jemaah haji yang wafat seperti yang disampaikan, ada 773, ke depan harapannya bisa ditekan,” jelasnya.
“Karena jemaah wafat tahun ini terbesar sejak 2015, jadi tahun-tahun ke depan jemaah yang wafat tak akan sebesar ini dengan pengetatan syarat kesehatan,” sambungnya.
Baca Juga: BPKH Sambut Baik Langkah Saudi Percepat Umumkan Kuota Haji 2024
Selain itu, terobosan lainnya yang disiapkan oleh Yaqut adalah menerapkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk memverifikasi dokumen jemaah haji. Dia memastikan bakal duduk bersama dengan para wakil rakyat membahas usulan tersebut.
“Tentu ada beberapa terobosan lainnya yang akan dibicarakan bersama DPR, penggunaan artificial intelligence misalnya, untuk verifikasi dokumen jemaah haji dan seterusnya,” terangnya.
Diketahui, hingga akhir masa operasional haji, masih ada 77 jemaah yang dirawat di Arab Saudi dan 1 jemaah haji hilang belum ditemukan. Sementara itu, jemaah haji yang wafat mencapai 773 orang, tertinggi sejak 2015.
Dari jumlah tersebut, 562 di antaranya berusia 65 tahun ke atas, 81 orang berusia 60-64 tahun, dan 109 jemaah berusia di bawah 60 tahun. Jemaah wafat tertua berusia 98 tahun dan termuda berusia 42 tahun.
Tahun ini Indonesia mendapat kuota 221 ribu, yang terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Selain itu, ada juga tambahan delapan kuota sehingga total kuota ada 229 ribu dengan rincian, 210.680 kuota jemaah haji reguler dan 18.320 haji khusus.
Sumber: https://news.detik.com
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Saudi Umumkan Hentikan Aturan Pembatasan Jarak Sosial dan Karantina Saat Kedatangan di Arab Saudi
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi umumkan beberapa keputusan penting terkait dengan penanganan pandemi corona. Di antaranya mencabut aturan menjaga jarak sosial di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi serta seluruh masjid, dengan tetap mewajibkan pemakaian masker di dalam ruang tertutup. Berikut pengumuman yang dirilis Saudi Press Agency (SPA): Menghentikan pe... selengkapnya
Kemenag & DPR Bentuk Panitia Kerja, Bahas Biaya Haji 2024
Kementerian Agama dan DPR sepakat membentuk Panitia Kerja (Panja) Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH) tahun 1445 H/2024 M. Kesepakatan ini menjadi keputusan Rapat Kerja yang dipimpin Ketua Komisi VIII Ashabul Kahfi, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta. “Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Agama bersepakat membentuk Panitia Kerja (Panja) tentang BPIH ta... selengkapnya
Kemenag Siapkan Haji dan Umrah secara Profesional, Inklusif, dan Tidak Diskriminatif
Jakarta — Kementerian Agama terus mempersiapkan penyelenggaran haji dan umrah 1443 H. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Hilman Latief memastikan bahwa persiapan dilakukan secara profesional, inklusif, terbuka, dan tidak diskriminatif. “Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mendorong percepatan persiapan ibadah haji dan umrah 1443 H secara ... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0811-796-753 -
Whatsapp
081385575221 -
Messenger
patriawisata -
Email
patriawisatakendari@gmail.com






1 komentar