- NEWS UPDATEMenhaj RI: PKS dengan Garuda Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 1447-1449 H
- INFO KEMENHAJKelalaian Berujung Sanksi Berat, Saudi Beri Peringatan Keras pada Operator Layanan Haji Swasta
- INFO HAJIGaruda Indonesia Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 2026
- INFO TERKINIKampung Haji Indonesia di Mekkah Terbuka untuk WNA, Jamaah RI Jadi Prioritas
Kerajaan Arab Saudi telah memulai operasional untuk musim umroh yang baru. Kali ini, pemegang semua jenis visa, termasuk visa turis ke Arab Saudi, diizinkan untuk melakukan umroh atau haji kecil.
“Umroh kali ini dimungkinkan bagi siapa saja yang datang ke Arab Saudi dengan jenis visa apa pun, baik itu untuk pariwisata atau untuk tujuan lain, seperti pekerjaan atau bisnis,” ujar perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Saudi, Abdul Tahman Shams, dikutip di Gulf News, Jumat (12/8/2022).
Semua visa diizinkan umroh untuk memenuhi tujuan Visi Saudi 2030.

Baca Juga: Kemenag dan Kemenhaj Bahas Kebijakan Penyelenggaraan Umrah 1444 H
Adapun pelaksanaan umroh kali ini juga disebut melalui beberapa prosedur organisasi, salah satunya melalui aplikasi Eatmarna, di mana slot waktu yang diinginkan bisa dipesan sebelumnya untuk melakukan umroh.
Keputusan tersebut diambil Kerajaan Saudi bertujuan memenuhi tujuan Visi Saudi 2030, yakni mencapai 30 juta jamaah umroh per tahunnya. Saudi 2030 Vision adalah rencana pembangunan ambisius yang dirancang Saudi untuk mendiversifikasi ekonomi Kerajaan yang bergantung pada minyak.
Musim umroh baru telah dimulai pada 30 Juli, tak lama setelah berakhirnya ritual haji tahunan di Arab Saudi. Lebih dari 10 juta jamaah umroh diharapkan hadir di musim baru ini.
Sebelumnya, Wakil Menteri Haji Arab Saudi Abdulfattah Mashat menyebut Kerajaan telah mengeluarkan lebih dari 85 ribu visa sejak awal musim umroh tahun ini. Sejauh ini, sekitar 25 ribu pemohon visa yang disetujui telah memasuki tanah Saudi untuk melakukan ibadah umroh. Adapun jumlah izin yang dikeluarkan melalui Eatmarna sejak awal musim hingga saat ini mencapai 842.045 izin untuk jamaah umroh dari dalam Kerajaan.
Sumber: https://www.republika.co.id/
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Pemerintah – DPR Bahas Kebijakan Saudi Naikkan Anggaran Masyair Haji 1443 H
Kerajaan Arab Saudi pada musim haji 1443 H/2022 M memberlakukan kebijakan untuk menaikan harga paket layanan di Masyair, baik Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Kebijakan tersebut berdampak terhadap adanya penambahan biaya bagi jemaah haji Indonesia. Hal ini disampaikan Menag dalam Rapat Kerja antara Komisi VIII DPR-RI dengan Pemerintah tentang Persiapa... selengkapnya
KPK Tegaskan Siap Kawal Pelaksanaan Ibadah Haji Agar Transparan, Perizinan Haji Plus Disorot
Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan mengatakan pihaknya siap mengawal pelaksanaan ibadah haji. Diketahui Kementerian Agama berencana gandeng KPK untuk pastikan penyelenggaraan haji yang transparan dan bersih. Baca juga: Presiden Prabowo bentuk Badan Haji dan Umrah, pisah dari Kemenag “Kan waktu (Haji) k... selengkapnya
Kemenag dan Kemenhaj Bahas Kebijakan Penyelenggaraan Umrah 1444 H
Kementerian Agama RI bersama Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menggelar pertemuan untuk membahas kebijakan penyelenggaraan ibadah umrah 1444 H. Pertemuan di Kantor Kementerian Haji dan Umrah di Mekkah ini berlangsung pada 1 Agustus 2022. Pertemuan dipimpin Dirjen Administrasi Umum Urusan Perusahaan dan Muassasah Umrah Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0811-796-753 -
Whatsapp
081385575221 -
Messenger
patriawisata -
Email
patriawisatakendari@gmail.com






Belum ada komentar