- NEWS UPDATEMenhaj RI: PKS dengan Garuda Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 1447-1449 H
- INFO KEMENHAJKelalaian Berujung Sanksi Berat, Saudi Beri Peringatan Keras pada Operator Layanan Haji Swasta
- INFO HAJIGaruda Indonesia Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 2026
- INFO TERKINIKampung Haji Indonesia di Mekkah Terbuka untuk WNA, Jamaah RI Jadi Prioritas
Kementerian Haji Saudi: Siap Melayani Jamaah Umrah Seperti Kuota Sebelum Pandemi
29 September 2021 1.083x Berita Umrah, Info Arab Saudi

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan bahwa Arab Saudi siap menjadi tuan rumah jamaah umrah sesuai dengan kuota yang ditetapkan sebelum merebaknya virus Corona.
Berbicara kepada harian Al-Sharq Al-Awsat, Dr. Amr Al-Madah, Wakil Menteri Haji dan Umrah, mengatakan, “Semua tindakan telah diambil untuk menampung para peziarah. Tidak ada kesulitan dalam melakukannya.”
“Kementerian Haji mampu menangani jamaah umrah sesuai kuota yang dialokasikan untuk masing-masing negara dan kami tidak akan menghadapi kesulitan jika situasi sebelum corona kembali pulih,” kata Dr Amr al-Madah.
Menurut Al-Madah, Kementerian Haji sedang memperbarui aplikasi ‘Shyaar’ dan ‘Eatmarna’ sehingga semua fasilitas yang mungkin tersedia untuk jamaah haji dan umrah tepat waktu.
Aplikasi Kementerian Haji dinilai telah sukses selama musim haji baru-baru ini. Di antaranya menyimpan informasi lengkap tentang identitas jamaah, kesehatan dan fasilitas lainnya.
Dengan bantuan aplikasi ini, para peziarah tetap mendapat informasi tentang waktu dan tempat keberangkatan dari tempat tinggal dan memiliki menu makanan mereka sendiri. Ada beberapa pilihan pada aplikasi tersebut.
Baca Juga: Soal Jemaah Umrah, Menag Mau Lobi Tingkat Tinggi Arab Saudi
Selain itu, melalui aplikasi ini, pihak berwenang juga dapat memberikan peringatan tepat waktu jika terjadi perubahan.
Pada tahap selanjutnya, aplikasi Shyaar Smart Card juga akan tersedia bagi jamaah umrah yang dapat menggunakannya sebagai identitas digital. Tetapi saat belum tersedia untuk pengunjung dengan visa dari perusahaan jasa umrah.
Sumber: saudinesia
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal Bin Farhan pada Rabu meluncurkan aplikasi untuk self-registrasi biometrik jamaah
RIYADH — Menteri Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi Pangeran Faisal Bin Farhan pada hari Rabu 6/10/2021 meluncurkan aplikasi untuk self-registrasi biometrik jemaah haji dan umrah melalui smartphone. Ini akan memungkinkan calon peziarah untuk mendapatkan visa haji dan umrah yang diterbitkan secara online dari negara masing-masing tanpa mendatangi pusat penerbi... selengkapnya
Menag Yaqut bertolak ke Arab Saudi bahas Rencana Haji & Umrah 1443 H
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bertolak ke Arab Saudi, Sabtu (20/11). Dalam lawatannya kali ini, Yaqut akan bertemu dengan dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi. Dikutip dalam keterangan pers, Yaqut nantinya akan membahas rencana penyelenggaraan ibadah haji dan umrah 1443 H. Untuk diketahui Kementerian Agama terus mempersiapkan penyelenggaraan ... selengkapnya
Kemenhaj Perketat Istitha’ah Kesehatan Haji 2027, Sekjen: Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI akan memperketat penerapan istitha’ah kesehatan bagi calon jemaah haji tahun 1448 H/2027 M. Hal ini penting untuk menekan tinggi angka kematian dan adanya kebijakan tentang safari wukuf. Kebijakan ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk menekan angka kematian jemaah sekaligus memastikan hanya calon... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0811-796-753 -
Whatsapp
081385575221 -
Messenger
patriawisata -
Email
patriawisatakendari@gmail.com






4 komentar
Dengan adanya Kesiapan Pemerintah Arab Saudi menerima para Peziarah Kedua Tanah Haram baik Umrah ataupun Haji dimasa Pandemic ini dengan tetap mengikuti protokol Kesehatan membuat masyarakat Muslim dunia mengobati kerinduannya selama ini, hampir 2 tahun menunggu.
Semoga kesiapan Pemerintah untuk menerima Peziarah peziarah kedua Tanah Haram baik Umrah atau Haji bisa terlaksana dengan baik sehingga harapan masyarakat muslim Dunia Khususnya Indonesia bisa terwujud adanya karena sudah Rindu sekali dengan Rasulullah dan Ka’bah Al Musyarrafah.