- NEWS UPDATEMenhaj RI: PKS dengan Garuda Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 1447-1449 H
- INFO KEMENHAJKelalaian Berujung Sanksi Berat, Saudi Beri Peringatan Keras pada Operator Layanan Haji Swasta
- INFO HAJIGaruda Indonesia Jamin Kepastian Armada dan Jadwal Penerbangan Haji 2026
- INFO TERKINIKampung Haji Indonesia di Mekkah Terbuka untuk WNA, Jamaah RI Jadi Prioritas

Kementerian Agama (Kemenag) akan menerjunkan tim pengawasan untuk jemaah umrah dan haji khusus (PIHK) di bandara transit, salah satunya di Bandara Changi, Singapura.
Pengawasan yang akan dilakukan Tim Kemenag dalam penyelengaraan haji khusus dan umrah di bandara transit Changi, Singapura itu diantaranya aspek layanan konsumsi, transportasi udara dan layanan lainnya.
Hal ini disampaikan Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Arfi Hatim dalam pertemuan audiensi dengan Wakil Duta Besar (Dubes) Singapura, Terrence Theo di Jakarta.
Pertemuan ini sekaligus menjajaki kerja sama Kemenag RI, Kemenlu RI, Kedubes Singapura dan KBRI di Singapura dalam perlindungan serta pengawasan jemaah haji khusus dan umrah Indonesia di bandara transit Changi Singapura.
“Sebentar lagi akan ada operasional haji reguler dan haji private sector (PIHK). Kunjungan kami ini dalam konteks pengawasan jemaah haji khusus di bandara transit Changi Singapura pada penyelengaraan haji tahun 2025. Melakukan pengawasan terhadap PIHK sudah menjadi bagian dari tugas Ditjen PHU Kementerian Agama,” kata Arfi Hatim, Kamis (10/4/2025).
Arfi menambahkan sesuai ketentuan dan regulasi, ada dua mekanisme transportasi udara dalam penyelengaraan ibadah haji khusus dan umrah. Pertama, penerbangan langsung (direct flight) Jakarta-Jeddah dan kedua, melalui negara transit seperti dari Singapura dengan maskapain Scoot dan Singapore Airlines.
Baca Juga: Kontrak Layanan Haji di Saudi Mulai Ditandatangani, Target Selesai Sebelum 14 Februari
“Kuota haji khusus tahun ini sebanyak 16.780 jemaah. Dalam hal ini ada keterbatasan dari sisi flight, sehingga ada penerbangan transit. Jemaah bisa berasal dari luar Jakarta seperti Surabaya, Medan, Yogyakarta dan Makassar. Pada tahun 2024 berdasarkan data kami, sebanyak 1.206 jemaah haji khusus dan 1,4 juta jemaah umrah transit melalui Bandara Changi Singapura,” ujar Arfi.
“Kami mempunyai kewajiban untuk melakukan pengawasan layanan transit di Bandara Changi Singapura untuk memastikan dari sisi jumlah jemaah, keamanan dan kenyamanan termasuk dokumen jemaah.Tahun 2025 menjadi tahun pertama dalam program pengawasan ini. Tentunya akses kepada tim pengawasan di Bandara Changi akan menjadi perhatian bersama antara pemerintah Indonesia dan Singapura,” sambung Arfi.
Sementara itu Wakil Dubes Singapura Terrence Theo menyambut baik rencana Kemenag dalam melakukan pengawasan kepada jemaah haji khusus dan umrah di Bandara Transit Changi Singapura. Ia pun meminta Pemerintah Indonesia untuk berkoordinasi dengan KBRI di Singapura.
“Untuk memperlancar pengawasan di Bandara Transity Changi Singapura, kami menyarankan untuk melakukan pengecekan visa dan dokumen jemaah saat di Indonesia. Dan kami siap bekerja sama dalam pengawasan jemaah haji khusus dan umrah Indonesia di Bandara Transit Changi Singapura,” ujarnya.
Hadir dalam pertemuan bersama Wakil Dubes Singapura, Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Umrah dan Ibadah Haji Khusus Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus, Mahmudi Affan Rangkuti, Kasubdit Bina Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus, Anwaruddin Ambary.
Hadir juga Pj.Identifikasi dan Penanganan Masalah Ibadah Umrah Muhammad, Pj.Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Umrah Misbachul Munir, Pj.Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Haji Khusus Ahmad Mubasyir dan Pj. Hubungan Masyarakat Ditjen PHU Husni Anggoro.
Sumber: haji.kemenag.go.id
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Mahram tidak lagi menjadi syarat bagi wanita untuk melaksanakan Umrah dan Haji
Menteri Haji dan Umrah Saudi Dr. Tawfiq Al-Rabiah mengumumkan bahwa mahram (saudara sedarah) tidak lagi diperlukan untuk menemani seorang peziarah wanita, yang ingin melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk melakukan haji atau umrah dari belahan dunia mana pun. Menteri mengakhiri kontroversi yang berlarut-larut tentang apakah seorang mahram diperlukan untuk ... selengkapnya
Kemenag Tampung Masukan PPIU Soal Penambahan Bandara Keberangkatan Umrah Selain Soetta
Kementerian Agama menampung aspirasi dan masukan dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dalam penyelenggaraan ibadah umrah di tengah pandemi Covid-19 varian Omicron. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi saat bertemu PPIU yang tergabung dalam Forum Penyelenggara Umrah Haji Jawa Barat di Kota Bandung. Pertemuan perwakil... selengkapnya
Pemerintah Akan Temui Wamen Haji Saudi Bahas Kepastian Umrah
Konsul Haji di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Endang Jumali mengatakan pihaknya dijadwalkan akan bertemu Wakil Menteri Haji Arab Saudi untuk membahas penyelenggaraan ibadah umrah pada Selasa (10/8). “Saya dan Pak Konjen Selasa besok baru akan diterima wakil Menteri Haji Bidang Umrah untuk membahas penyelenggaraan ibadah umrah,”... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0811-796-753 -
Whatsapp
081385575221 -
Messenger
patriawisata -
Email
patriawisatakendari@gmail.com






Belum ada komentar